Aku adalah
rindu yang tak nampak
Sembunyi di
balik keabu-abuan langit yang mulai galak
Otakku mulai
mengarsip potret-potret kisah hujan dan sepasang Merpati Januari
Rinduku kali
ini benar-benar membisu
Sementara,
sepasang merpati itu asyik bercerita banyak hal
Sesekali mereka
berhenti terbang untuk sekedar menepi dari hujan
Jalanan
lengang,
Tersisa irama
hujan dan canda kedua merpati di bawah teras bengkel motor yang tuannya entah
kemana
Masih dengan rinduku
yang bebal
Semakin lama
semakin nakal
Sepasang
Merpati Januari itu lama-lama membuatku kesal
Mereka asyik
terbang menembus hujan, menyusuri trotoar, melewati mobil-mobil besar
Sementara aku,
Masih merangkul
rinduku, membiarkannya tetap bisu, sementara hati telah memar-memar
Kini kisah
merpati itu telah usang
Arsipan potret
itu telah tersejarahkan
Hari ini dengan
keras kepala kukatakan
“Aku
Mencintaimu, Semenjak dua merpati berjumpa pada pertengahan siang dan malam di
awan abu-abu.”
Malang, 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar