Jumat, 25 November 2016

Apa kabar hati?

Sejujurnya aku ingin memuntahkan segalanya yang mengganjal. Hanya saja aku menahannya. Kau tau, ini bukan aku. Bukan aku. Aku yang biasanya tak akan mendiamkanmu lama lama. Kau tau, bahwa aku lebih merindukanmu. Aku menahan segalanya. Sakit? Sedih? Iya. Tak ada yang baik-baik saja tanpamu. Aku hanya belajar dari segala ucapanmu. Aku hanya belajar dari apa yang kau mau. Apa yang terjadi denganmu? Kau baik? Kupikir kaupun sedang baik-baik saja. Tidak sepertiku yang selalu menahan perih setiap hari tanpa kau. Kita sudah jauh, kenapa kita semakin memperjauh? Sesungguhnya aku sedang menunggumu mengatakan sesuatu. Jika memang sudah tidak ada, aku akan tetap memilih diam. Kenapa? Aku hanya takut mengganggumu. Jika tanpaku kau tenang, lanjutkanlah tetap seperti ini. Aku akan belajar menahan segalanya. Walau aku tak pernah benar-benar baik saja, aku akan berusaha baik-baik saja jika kaupun baik-baik saja. Namun, ketahuilah aku selali merindumu, dilain kalimat baik-baik saja.